Senin, 22 Mei 2017

Jenis Makanan yang Berdampak Buruk Bagi Kesehatan

Jenis Makanan yang Berdampak Buruk Bagi Kesehatan

Jenis Makanan yang Berdampak Buruk Bagi Kesehatan - Saat ini kita hidup di mana segala sesuatunya serba instan, termasuk hal makanan. Makanan cepat saji atau biasa disebut junkfood ialah salah satu contoh makanan instan yang tak akan menyehatkan tubuh.


Beberapa dampak dari terlalu banyak konsumsi junkfood yaitu  diabetes, obesitas, dan penyakit jantung. Tiga jenis penyakit yang sudah pasti berbahaya dan mampu mengancam keselamat hidup Anda. Bukan hanya junk food, namun masih banyak lagi jenis makanan lain yang tak kalah buruk untuk Anda konsumsi. 

Memang menjaga kesehatan bukanlah hal mudah, tapi mungkin Anda bisa berusaha mengenai hal tersebut. Berikut merupakan jenis makanan yang sering Anda temui sehari-hari yang ternyata sangat berbahaya bagi kesehatan dan ada baiknya setelah mengetahuinya diharapkan untuk bisa menghindarinya.
  • Daging Babi
Salah satu makanan favorit di Amerika Serikat yaitu daging babi atau bacon ternyata sangat berbahaya untuk kesehatan tubuh. Hal ini dikarenakan nitrat dan nitrit yang ada di dalam kandungan daging babi. Kedua kandungan tersebut ternyata erat kaitannya dengan kanker serta penyakit darah.
  • Permen dan Manisan
Permen dan manisan mempunyai kadar gula tinggi sehingga bisa sebabkan kerusakan pada gigi, menambah berat badan, dan penyakit diabetes jika terlalu banyak mengonsumsinya. Maka ada baiknya batasi pengonsumsian permen dan manisan tersebut, setidaknya konsumsi 1 atau 2 permen sehari untuk anak-anak maupun dewasa, ini akan membantu menurunkan risiko yang mungkin dimunculkan. 
  • Produk Susu
Sebagian besar menganggap bahwa produk yang terbuat dari susu seperti yogurt, keju dan mentega merupakan sesuatu yang bagus dikonsumsi oleh tubuh. Tapi tidak demikian, jika kadar pengonsumsian dinilai terlalu berlebihan. Dampak yang akan dimunculkan bisa bermacam-macam, seperti  mual, perut kembung, serta gangguan saluran pencernaan. 
  • Gorengan
Gorenagan yang dimaksud di sini yaitu jenis makanan apapun yang cara masaknya secara digoreng. Banyak risiko yang mampu dimunculkan oleh makanan yang digoreng, di antaranya penyakit jantung, obesitas, gastroenteritis, diabetes, memperlambat tingkat metabolisme, dsb. Gorengan mungkin menjadi favorit bagi semua orang namun juga berisiko tinggi jika dikonsumsi dalam jangka panjang. 
  • Makanan Cepat Saji (Junk food)
Walaupun banyak yang telah memahami bahaya serta risiko dari makanan cepat saji atau yang biasa disebut junk food ini, ternyata masih banyak yang menjadikan jenis makanan ini sebagai santapan sehari-hari. Salah satu dampak utama mengonsumsi junk food yaitu obesitas, di mana obesitas selalu menjadi penyebab penyakit jantung dan diabetes tipe 2. Selain itu, mengonsumsi junk food juga bisa sebabkan luka pada dinding lambung pada saluran pencernaan.
  • Coklat
Coklat dianggap sebagai makanan yang mampu memberikan dampak positif bagi tubuh. Tapi ternyata coklat juga mampu memberikan risiko bagi tubuh. Satu bar coklat susu yang mempunyai 1,55 ons atau setara 44 g mengandung 235 kalori,  221 g gula, dan 13 g lemak. Satu ons coklat biasa mengandung 156 kalori, 9 g lemak dan 13 g gula. Kandungan tersebut mampu berisiko obesitas dan gagal jantung bagi orang yang mengonsumsinya. Selain itu, bisa juga memunculkan risiko diabetes dan gigi berlubang.
  • Minuman Bersoda
Minuman bersoda maupun diet coke sama sama berbahaya bagi kesehatan jika dikonsumsi secara berlebihan. Banyak yang menganggap bahwa diet coke dapat menjadi alternatif minuman bagi mereka yang sedang menjalankan diet,  Sebuah studi yang memakan waktu sampai 11 tahun lamanya yang dilakukan di Harvard menunjukkan seorang wanita yang mengonsumsi diet coke mengalami peningkatan 2 kali lipat penurunan fungsi ginjal.

Bukan hanya itu, ada peningkatan 34 persen pada sindrom metabolik, peningkatan lemak perut dan kolesterol menyebabkan risiko gagal jantung. Minuman bersoda cenderung mengikis enamel pada gigi Anda dan membuatnya cepat rusak.
  • Sayur Kalengan
Meski sayuran ialah makanan yang paling menyehatkan bagi tubuh, tapi tidak untuk sayur kalengan. Hal itu disebabkan Bisphenol A menjadi senyawa organik yang digunakan untuk membuat berbagai plastik dan ditemukan pada sebagian besar produk makanan kalengan. Bisphenol A bisa melindungi kaleng dari korosi logam serta bakteri namun juga bisa mengganggu perkembangan saraf pada janin, gangguan endokrin, penyakit jantung serta kanker. Makanan kaleng juga memunculkan resiko natrium tinggi, terlebih pada diet rendah garam.
  • Keripik Kentang
Camilan favorit semua orang yang satu ini ternyata mempunyai risiko bagi kesehatan konsumennya. Efek yang dimunculkan konsumsi keripik kentang yaitu meningkatnya berat badan. Karena 1 ons keripik kentang polos mengandung setidaknya 150 kalori. Selain itu, keripik sangat rendah gizi dan mempunyai kandungan natrium mampu sebabkan risiko penyakit jantung, tekanan darah tinggi, dll. Kandungan lemak yang melimpah dalam keripik kentang juga sebabkan kolesterol tinggi. 
  • Popcorn Panggang
Popcorn ternyata berisiko bagi kesehatan Anda. Berdasarkan laporan yang diterima dari BPOM bahwa ada perasa mentega palsu didapatkan pada popcorn. Bukan hanya itu, dilaporkan juga bahwa wadah popcorn di microwive juga mempunyai lapisan bahan yang rusak saat dipanaskan.

Kedua hal tersebut mampu tingkatkan risiko penyakit paru paru dan jantung. Untuk itu, Anda penyuka popcorn ada baiknya membuat popcorn menggunakan kompor dan membumbuinya dengan minyak zaitun saja. Hal ini akan jauh lebih aman untuk kesehatan.

Post by : Warung Kesehatan

Jenis Makanan yang Berdampak Buruk Bagi Kesehatan

Selasa, 02 Mei 2017

Inilah Faktor Penyebab Penyakit Bronkitis

Obat Bronkitis Qnc Jelly Gamat Memang Menjadi Rekomendasi Bagi Anda yang saat ini Menderita Penyakit Bronkitis

Inilah Faktor Penyebab Penyakit Bronkitis - Bronkitis merupakan suatu penyakit yang terjadi karena adanya peradangan pada pipa Bronchial. Dimana pipa Bronchial ini mempunyai fungsi sebagai penyalur udara menuju jantung. Penyakit bronkitis ini bisa terjadi pada siapa saja, baik itu anak-anak atau orang dewasa. Meskipun yang menjadi penyebab utama penyakit bronkitis adala infeksi bakteri. Namun, tetap saja ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan seseorang terkena infeksi bakteri bronkitis.

Berikut ini adalah Beberapa Faktor Penyebab Penyakit Bronkitis :

  • Makanan yang tidak higienis.
Mengkonsumsi makanan yang tidak sehat dan tidak higienis bisa menyebabkan meningkatnya resiko terkena penyakit bronkitis akut. Makanan yang tidak sehat adalah jenis makanan yang asupan gizinya tidak baik. Dimana jenis makanan seperti itu sangat perlu dihindari oleh penderita bronkhitis. Terutama makanan yang mengandung minyak berlebih seperti gorengan.
  • Bakteri
Salah satu jenis bakteri dan virus yang menjadi penyabab penyakit bronkitis adalah yang mudah masuk ke dalam tubuh saluran pernafasan atau makanan yang tidak bersih. Selain itu, bakteri penyebab bronkitis juga sangat mudah menular terutama melalui kontak langsung dengan penderita atau udara yang keluar pada saat penderita batuk, bersin dan berbicara.
  • Kurang minum air putih
Konsumsi air putih minimal 8 gelas sehai bukan hanya untuk menjaga kesehatan metabolisme tubuh saja. Dengan memenuhi kebutuhan mineral tubuh maka toksin dalam tubuh dikeluarkan melalui sirkulasi pencernaan dan buang air kecil. Selain itu, anda juga tidak akan mengalai peradangan akibat dehidrasi berat.
  • Perokok pasif
Perokok pasif mempunyai resiko menderita penyakit bronkitis 2x lipat dari pada perokok aktif. Selain meningkatkan resiko penyakit bronkhitis, perokok pasif juga bisa mengalami penyakit asma, hipertensi, serangan jantung, dan gangguan kehamilan. Karena itulah, bagi anda yang berada dilingkungan para perokok aktif sebaiknya pergunakan masker agar terhindar dari asap rokok yang berbahaya.
  • Debu
Debu yang bisa menyebabkan gangguan pada saluran pernafasan adalah jenis debu yang sangat kotor. Udara kotor selain bisa meningkatkan resiko seseorang terkena penyakit bronkhitis akut juga bisa menyebabkan menderita penyakit lain yang berhubungan dengan saluran pernafasan seperti paru-paru basah, pneumonia, asma dan flek pada paru-paru.

Selain mengetahui beberapa faktor penyabab bronkitis, anda juga harus mengetahui gejala dan tanda-tanda penyalit bronkitis guna menghindari terjadinya komplikasi penyakit yang sangat mematikan. Karena itulah, segera terapkan pola hidup sehat dan mengatur pola makan agar terhindar dari penyakit bronkitis yang cukup mematikan. Dan jangan lupa juga untuk segera mencari dan mengkonsumsi obat bronkitis yang di rekomendasikan dokter Anda.